LITERASI DIGITAL
literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya.
Contohnya, saat didalam kelas tentang cara menggunakan smartboard saat memulai pelajaran ini sangat efektif dan membantu dalam proses pembelajaran. sehingga mahasiswa bisa memahami materi yang diberikan
Contohnya, saat didalam kelas tentang cara menggunakan smartboard saat memulai pelajaran ini sangat efektif dan membantu dalam proses pembelajaran. sehingga mahasiswa bisa memahami materi yang diberikan
MANFAAT LITERASI DIGITAL
Manfaat Literasi Digital Bagi mahasiswa
Literasi digital dikampus, Komunikasi dengan dosen atau teman menggunakan media sosial.
- Mengirim tugas lewat e-mail.
- Pembelajaran dengan cara online, yakni lewat aplikasi ataupun web.
- Mencari bahan ajar dari sumber tepercaya di internet.
- Literasi digital di rumah Melakukan penelusuran dengan menggunakan browser.
- Mendengarkan musik dari layanan streaming resmi.
- Melihat tutorial memasak dari internet.
- Menggunakan laptop yang tersambung ke internet untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan.
- membuat tugas presentasi melalui aplikasi canva dsb.
bisa diterapkan di mana saja, yakni di lingkungan kegiatan kampus ataupun lingkungan masyarakat. Berikut beberapa contoh penerapan literasi digital:
- disaat melakukan kegiatan fieldtrip kita bisa mengetahui tentang sejarah dan kapan ditemukannya peninggalan bersejarah ditempat tersebut melalui literasi secara langsung
- Dengan adanya teknologi Vr- memungkinkan pengunjung lebih mudah "mengunjungi" situs bersejarah secara virtual, Teknologi ini juga dapat memberikan pengalaman yang terbaik dan mendidik.
TANTANGAN LITERASI DIGITAL
Literasi digital setidaknya memiliki dua tantangan yang harus dihadapi. Tantangan ini bisa diatasi dengan menerapkan literasi digital dalam setiap penggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Berikut penjelasannya:
- Arus informasi yang banyak Tantangan paling kuat dari literasi digital adalah arus informasi yang banyak. Artinya masyarakat terlalu banyak menerima informasi di saat yang bersamaan. Dalam hal inilah literasi digital berperan, yakni untuk mencari, memahami informasi yang benar dan tepat.
- Konten negatif Konten negatif juga menjadi salah satu tantangan era literasi digital. Contohnya konten pornografi, isu SARA dan lainnya. Kemampuan individu dalam mengakses internet, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, harus dibarengi dengan literasi digital




Tidak ada komentar:
Posting Komentar